Rabu, 28 Okt 2026 - :
2 Okt 2026 - 11:08 | 72 Views | 0 Suka

Sepak Bola Sungai Penuh Mati Suri? Peran Pengurus PSSI Ditunggu Pecinta Sepakbola

2 mnt baca

SUNGAI PENUH – Kondisi sepak bola di Kota Sungai Penuh kembali menjadi perhatian para pencinta olahraga. Mereka mempertanyakan aktivitas dan peran kepengurusan PSSI Kota Sungai Penuh dalam mendorong perkembangan sepak bola daerah.

Sejumlah pencinta sepak bola menilai geliat kompetisi sepak bola di Kota Sungai Penuh belum terlihat. Padahal, beberapa kecamatan memiliki klub yang selama ini aktif melakukan pembinaan pemain usia dini dan mengikuti berbagai turnamen.

Pertanyaan mengenai keberadaan pengurus PSSI Kota Sungai Penuh juga muncul di tengah minimnya agenda kompetisi sepak bola di daerah tersebut.

Kondisi ini semakin menjadi perhatian karena Kabupaten Kerinci, sebagai daerah tetangga, tengah menggelar turnamen sepak bola Piala Bupati Kerinci. Kompetisi tersebut ikut menghadirkan kembali atmosfer pertandingan dan antusiasme masyarakat terhadap sepak bola.

Para pencinta sepak bola berharap Kota Sungai Penuh juga memiliki agenda kompetisi yang mampu memberi ruang bagi klub-klub lokal untuk berkembang.

Mereka juga berharap PSSI Kota Sungai Penuh memperkuat pembinaan sepak bola, terutama pada kelompok usia dini. Pembinaan secara berkelanjutan dapat membuka peluang bagi lahirnya pemain muda potensial dari Kota Sungai Penuh.

Selain kompetisi, pencinta sepak bola berharap kepengurusan PSSI mampu membangun komunikasi dengan klub, sekolah sepak bola, komunitas, serta pihak terkait lainnya.

“Maju atau tidaknya sepak bola tentu membutuhkan orang-orang yang benar-benar mencintai dan memahami sepak bola,” demikian harapan yang disampaikan kalangan pencinta sepak bola Kota Sungai Penuh.

Mereka berharap PSSI Kota Sungai Penuh dapat menghadirkan kembali kompetisi dan pembinaan yang terarah sehingga gairah sepak bola di Kota Sungai Penuh kembali tumbuh.

Sepak bola Kota Sungai Penuh memiliki potensi. Tinggal bagaimana potensi tersebut mendapat ruang, pembinaan, dan kompetisi yang berkelanjutan. (Medio)

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%