Rabu, 28 Okt 2026 - :
26 Okt 2026 - 17:22 | 13 Views | 0 Suka

Bulu dan Darah Ayam Berserakan, Dinkes Sungai Penuh Diminta Sidak Pasar

2 mnt baca

SUNGAI PENUH, TRENZ.ID – Publik mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sungai Penuh segera turun langsung ke Pasar Tanjung Bajure. Warga meminta petugas memeriksa kebersihan lapak pedagang ayam yang mereka nilai memprihatinkan.

Pantauan di area lapak ayam menunjukkan bulu ayam berserakan di lantai. Darah ayam menggenang di sekitar tempat berjualan. Bau menyengat bahkan tercium hingga ke jalan.

Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan pembeli dan aktivitas pedagang lain. Selain itu, lingkungan yang kotor berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika pengelola pasar dan pedagang tidak segera menanganinya.

“Kami minta Dinkes turun langsung. Lihat sendiri kondisi pasar. Jangan hanya dengar laporan,” ujar seorang warga, Selasa (27/10/2026).

Warga Minta Dinkes Periksa Kebersihan Lapak Ayam

Warga meminta Dinkes memeriksa langsung kelayakan lapak pedagang ayam. Pemeriksaan perlu mencakup kebersihan meja potong, tempat pembuangan limbah, saluran air, serta cara pedagang menangani ayam.

Selain kebersihan lingkungan, warga juga meminta Dinkes memeriksa aspek keamanan pangan. Petugas perlu memastikan pedagang menerapkan cara penanganan ayam yang higienis dan menggunakan peralatan bersih untuk menjaga kualitas produk yang mereka jual.

Warga berharap Dinkes memberikan teguran kepada pedagang yang mengabaikan kebersihan. Mereka juga meminta dinas menetapkan batas waktu perbaikan agar pedagang segera membenahi kondisi lapaknya.

“Kalau pedagang tidak mau bersih, Dinkes harus bertindak. Kesehatan masyarakat lebih penting,” kata warga lainnya.

Dinkes dan Disperindag Diminta Berkoordinasi

Warga juga meminta Dinkes berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Sungai Penuh untuk menata area lapak pedagang ayam.

Koordinasi kedua dinas tersebut diharapkan mampu mendorong perbaikan sanitasi, pengelolaan limbah, dan penataan tempat berjualan. Dengan langkah itu, Pasar Tanjung Bajure dapat memberikan lingkungan yang lebih bersih, sehat, tertib, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Hingga berita ini terbit, redaksi masih berupaya meminta konfirmasi kepada Dinkes Kota Sungai Penuh mengenai desakan warga dan rencana pemeriksaan lapangan.

Warga berharap Dinkes segera menindaklanjuti keluhan tersebut. Mereka ingin Pasar Tanjung Bajure menjaga standar kebersihan dan kesehatan lingkungan demi kenyamanan masyarakat.

REDAKSI  TRENZ.ID

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%