Rabu, 28 Okt 2026 - :
20 Sep 2026 - 16:50 | 140 Views | 0 Suka

Publik Harap YZ Oktavianus serius Kawal Dua Mega Proyek APBN di Sungai Penuh

2 mnt baca

SUNGAIPENUH – Dua proyek strategis di Kota Sungai Penuh mendapat perhatian besar karena menggunakan dukungan anggaran pemerintah pusat melalui APBN.

Kedua proyek tersebut yakni pembangunan Pasar Beringin Jaya dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM Tirta Khayangan.

Besarnya dukungan anggaran negara membuat pengawasan terhadap pelaksanaan kedua proyek menjadi perhatian masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sungai Penuh, YZ Oktavianus, ST, MT, menjadi salah satu pihak yang diharapkan ikut mengawal pelaksanaan pembangunan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

Peran YZ juga menjadi sorotan karena ia menjalankan fungsi sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh.

Di satu sisi, YZ memimpin Dinas PUPR. Di sisi lain, ia menjalankan fungsi pengawasan pada PDAM Tirta Khayangan.

Posisi tersebut membuat masyarakat berharap YZ dapat memastikan koordinasi berjalan baik, khususnya terhadap proyek yang berkaitan dengan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.

Pasar Beringin Jadi Perhatian

Pembangunan Pasar Beringin Jaya menjadi salah satu proyek yang mendapat perhatian masyarakat. Proyek tersebut memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perdagangan dan perekonomian masyarakat Kota Sungai Penuh.

Masyarakat berharap pekerjaan berjalan sesuai target, memenuhi standar teknis, serta memberikan manfaat setelah proyek selesai.

SPAM Berkaitan Langsung dengan Air Bersih

Sementara itu, pembangunan SPAM memiliki kaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat terhadap layanan air bersih.

Karena itu, masyarakat berharap pembangunan SPAM tidak hanya mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air bersih PDAM Tirta Khayangan.

Dukungan APBN terhadap kedua proyek tersebut menjadi alasan penting bagi semua pihak untuk menjaga pelaksanaan pembangunan secara transparan dan akuntabel.

Pengawasan juga perlu memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, target waktu, dan ketentuan penggunaan anggaran negara.

Masyarakat kini menunggu hasil nyata dari dua proyek strategis tersebut.

Dengan menggunakan APBN, keberhasilan kedua proyek bukan hanya menjadi kepentingan daerah, tetapi juga menyangkut pertanggungjawaban terhadap penggunaan anggaran negara. (Medio)

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%