Rabu, 28 Okt 2026 - :
7 Okt 2026 - 11:40 | 289 Views | 0 Suka

Extreme Park Proyek era Pemerintahan Ahmadi dinilai Minim Manfaat Ekonomi, Publik Harap dibongkar jadikan Lahan Kuliner

2 mnt baca

SUNGAI PENUH – Keberadaan Sungai Penuh Extreme Park mendapat sorotan. Sejumlah pihak menilai kawasan tersebut belum memberi manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sungai Penuh.

Mereka mendorong Pemerintah Kota Sungai Penuh melakukan evaluasi terhadap fungsi kawasan tersebut. Salah satu usulan menyebut pemerintah dapat membongkar fasilitas Extreme Park dan menata kembali lahannya untuk kebutuhan yang lebih produktif.

Lahan parkir, pusat kuliner, atau ruang terbuka hijau (RTH) menjadi beberapa pilihan yang muncul dalam usulan tersebut.

Pengembangan kawasan perlu mempertimbangkan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain menjadi ruang publik, kawasan juga dapat mendukung aktivitas ekonomi pelaku UMKM dan meningkatkan kunjungan masyarakat.

Jika pemerintah memilih konsep kuliner, misalnya, kawasan tersebut dapat menampung pelaku UMKM lokal. Pemerintah juga dapat menata area parkir, pedestrian, taman, serta ruang berkumpul bagi masyarakat.

Namun, keputusan perubahan fungsi kawasan perlu melalui kajian yang matang. Pemerintah perlu melihat kondisi bangunan, biaya penataan, aspek tata ruang, potensi wisata, serta manfaat ekonomi sebelum mengambil keputusan.

Sungai Penuh Extreme Park sendiri berdiri sebagai salah satu fasilitas aktivitas olahraga dan rekreasi. Prasasti di lokasi mencatat peresmian kawasan tersebut oleh Wali Kota Sungai Penuh saat itu, Drs. Ahmadi Zubir, MM, pada 9 November 2023.

Evaluasi tidak harus berhenti pada persoalan membongkar atau mempertahankan fasilitas. Pemerintah dapat mengkaji opsi revitalisasi agar kawasan tersebut tetap memiliki fungsi rekreasi sekaligus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Dengan kajian yang terbuka, Pemkot Sungai Penuh dapat menentukan konsep terbaik bagi kawasan tersebut dan memastikan aset daerah memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Medio)

Penulis Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan
Beranda
Bagikan
Lainnya
0%