
SUNGAI PENUH – Asisten I Sekretariat Daerah Kota Sungai Penuh Dianda Putra bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai Penuh menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Playang Raya, Senin (27/7/2026). Wakil Ketua DPRD Hardizal dan Emrizal memimpin sidak tersebut. Ketua Komisi III Tole S. Hadiwarso bersama sejumlah anggota DPRD juga mengikuti kegiatan itu.
Sidak bertujuan memastikan pelayanan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap BBM.
Asisten I Setda Kota Sungai Penuh Dianda Putra mengatakan, Pemerintah Kota Sungai Penuh mendukung langkah pengawasan bersama DPRD agar pelayanan di SPBU berlangsung tertib, transparan, dan memberikan rasa nyaman kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh proses penyaluran BBM berjalan sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah Kota bersama DPRD akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang baik, tidak mengalami hambatan, serta mendapatkan haknya sebagai konsumen,” ujar Dianda Putra.
Dalam sidak tersebut, rombongan menerima informasi mengenai dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam pemberian nomor antrean pengisian BBM. Dugaan itu menyebut adanya oknum yang meminta uang kepada pengendara agar memperoleh nomor antrean lebih cepat.
Selain itu, tim juga menyoroti dugaan penggunaan barcode yang melebihi ketentuan dalam pembelian BBM bersubsidi. Praktik tersebut dinilai berpotensi mengganggu penyaluran BBM kepada masyarakat yang benar-benar berhak.
Rombongan turut meninjau antrean kendaraan yang memanjang hingga menggunakan badan jalan nasional di sisi kiri dan kanan SPBU. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan memerlukan penanganan bersama.
Dianda Putra menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mencari solusi atas berbagai persoalan yang ditemukan selama sidak. Menurutnya, pelayanan publik yang baik harus mengedepankan kepatuhan terhadap aturan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat.
“Pemerintah Kota berharap seluruh pihak yang terlibat dalam penyaluran BBM dapat menjalankan tugasnya secara profesional, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan berbagai persoalan yang muncul dapat segera diselesaikan,” tutupnya.
Tinggalkan Balasan