
SUNGAIPENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin Bakar terus mendorong Pemerintah Kota Sungai Penuh meningkatkan kinerja di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Sejumlah penghargaan yang diraih Pemkot Sungai Penuh menjadi catatan tersendiri pada 2026. Capaian tersebut mencakup bidang pemerintahan, pelayanan masyarakat, inovasi daerah, hingga program sosial.
Kondisi ini menunjukkan efisiensi anggaran tidak selalu menghentikan pemerintah daerah untuk menjalankan program dan mengejar prestasi. Pemkot Sungai Penuh tetap mengarahkan sumber daya kepada program yang memiliki dampak bagi masyarakat.
Salah satu capaian yang mencuri perhatian datang dari bidang pengentasan kemiskinan dan penanganan stunting. Kota Sungai Penuh meraih Juara I tingkat Sumatera dalam penurunan kemiskinan dan stunting pada 2026.
Pemkot Sungai Penuh juga memperoleh insentif fiskal sekitar Rp3 miliar atas capaian tersebut.
Selain itu, berbagai program dan inovasi daerah turut mendapat apresiasi. Program sosial seperti 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah) menjadi salah satu bentuk kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan.
Pemkot Sungai Penuh juga mencatat capaian lain melalui penghargaan bidang inovasi daerah, revitalisasi bahasa daerah, serta sejumlah penghargaan pada sektor pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Alfin Bakar menilai penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi. Menurutnya, capaian itu harus mendorong jajaran pemerintah untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Alfin Bakar.
Alfin juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar tetap bekerja efektif dan menggunakan anggaran secara tepat sasaran.
Di tengah efisiensi anggaran, Pemkot Sungai Penuh tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan publik dan menjalankan program prioritas.
Rangkaian capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan Alfin Bakar bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam membangun Kota Sungai Penuh.
Bagi pemerintah daerah, penghargaan bukan akhir dari pekerjaan. Capaian tersebut menjadi dorongan untuk mempertahankan kinerja sekaligus meningkatkan manfaat program bagi masyarakat.
Dengan berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026, nama Kota Sungai Penuh kembali mendapat perhatian di tingkat provinsi hingga nasional. (Medio)
Tinggalkan Balasan